SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PKN STAN 2019/2020

SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PKN STAN 2019/2020

[www.soalpknstan.com] Persyaratan Pendaftaran PKN STAN 2019/2020. Untuk mengikuti Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) PKN STAN 2019/2020 adik-adik harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh pihak penyelenggara Pendaftaran STAN 2019/2020. Untuk mengetahui SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PKN STAN 2019/2020, adik-adik bisa lihat rinciannya di bawah ini:

Syarat Pendaftaran PKN STAN


Persyaratan PKN STAN 2019/2020

  1. Lulusan (tahun 2018 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2019) semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar:
    a. Untuk lulusan tahun 2018 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian tulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
    b. Untuk calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2,80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar. usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.
  4. Sehat jasmani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah:
    mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;
    mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan
    mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu
  5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  6. Khusus program studi kepabeanan dan cukai ditambahkan persyaratan sebagai berikut :
    1). Untuk program studi Diploma I:
    a. Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm
    b. Perempuan tinggi badan minimal 155 cm
    2). Untuk Program studi Diploma III:
    a. Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm
    3). Tidak Cacat Badan;
    4). Tidak Buta Warna; dan
    5). Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.
  7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:
    a. telah menyelesaikan SD atau yang sederajat, SMP/SLTP atau yang sederajat di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur
    b. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur
  8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasaran PP Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
  9. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa baru PKN STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.
    Info Penting!!!: Kami juga sudah menyediakan Paket Prediksi Soal PKN STAN 2018 dan Pembahasannya, untuk membantu adik-adik agar berpeluang lulus/lolos semakin besar pada seleksi USM PKN STAN 2019/2020. Jika berminat silahkan Klik Prediksi Soal PKN STAN 2019 dan Pembahasan.

    5 komentar:

    1. Mohon penjelasan utk raport apakh cukup nilai saja atau dg diskripsinya

      ReplyDelete
      Replies
      1. Di panduan pendaftaran sudah sangat jelas dk, silahkan dibaca ya dk.

        Delete
    2. Untuk scan ijazah tampak depan apa tampak belakangnya ya min? Di perjelas dong

      ReplyDelete
      Replies
      1. Scan ijazah itu depan belakang dk.
        Karena ijazah baru diakui klo ada bagian depan dan bagian belakang. Klo cuman salah satunya saja masih bukan ijazah namanya, mungin ijazah palsu.

        Delete
    3. Berbentuk pdf semua atau ada yang jpg?

      ReplyDelete